Kapan Saatnya Mulai Memberi Makanan Pendamping ASI?

Waktu yang Tepat Mulai Memberi MPASI - Jika anak anda sekarang sudah menginjak umur 6 bulan atau 180 hari dari hari kelahirannya. Dan pada umur ini anak anda memerlukan banyak tenaga tambahan yang nggak mungkin hanya bisa didapatkan dari ASI atau sufor saja. Mereka juga perlu belajar untuk mengonsumsi makanan padat.

Kapan Saatnya Mulai Memberi Makanan Pendamping ASI?

Nah, mari kita bahas lebih serius, mengapa umur 6 bulan baru diperkenankan memberikan makanan selain ASI/sufor?

Berikut alasan yang diungkapkan berdasarkan sumber dari WHO, yang sudah pasti valid.
  • Pada umur ini, maka refleks bayi terhadap penolakan lidah pada sendok sudah lebih rendah. 
  • Bayi memerlukan tambahan energi dan zat gizi pada makanan yang lebih banyak, terutama zat besi. Hal ini tidak bisa dipenuhi hanya dengan memberikan ASI/sufor saja. Kekurangan zat besi pada bayi akan dapat menyebabkan kondisi kekurangan darah merah (anemia). 
  • Bayi sudah mampu duduk dan menopang bagian lehernya sehingga mengurangi risiko bayi tersedak ketika sedang makan. 
  • Pada umur ini, saluran pencernaan bayi sudah lebih kuat (mature) daripada ketika bayi masih di bawah usia 6 bulan. Artinya, akan mengurangi risiko alergi dan masalah saluran cerna.
  • Bayi perlu tambahan kalori yang tidak bisa didapat hanya dengan memberi ASI atau susu formula saja. Ada kesenjangan yang besar antara kebutuhan energi yang harus diisi oleh makanan padat. 
Pada usia 0-5 bulan, maka keseluruhan kebutuhan energi seorang bayi diperoleh 100% dari makanan cairnya (ASI atau susu formula). Namun sang bayi ketika telah menginjak usia 6 bulan, terjadi kesenjangan energi yang tidak bisa sepenuhnya diberikan oleh ASI/Sufor saja (bagian warna kuning/gelap). Sumber makanan bayi yaitu ASI/Sufor perlu didampingi dengan pemberian makanan padat pendamping (MPASI).

Waktu yang Tepat Mulai Memberi MPASI

Pada tabel dari di atas, terlihat bahwa kebutuhan energi pada usia 6-8 bulan (menurut WHO) adalah sekitar 700kkal. Energi dari ASI didapat sekitar 450 kkal, nah kekurangannya (bagian berwarna putih/terang) didapat melalui asupan pemberian makanan pendamping/ padat sebesar 250 kkal.

Makin bertambah umur pada bayi, maka makin besar porsi makanan padat yang harus diberikan karena energi yang diperoleh dari makanan cairnya (ASI, Sufor) pun makin kecil dan akhirnya 100% energi didapat dari makanan padat. Sang ibu tidak mungkin hanya terus memberikan makanan cair pada anak, iya kan ?

Selain itu, tujuan pengenalan dan pemberian makanan padat adalah untuk memberikan lebih banyak asupan energi yang berguna untuk bergerak serta memberikan zat gizi berupa vitamin dan mineral lebih banyak daripada saat dia hanya menyusu.

Yang perlu diperhatikan dalam membuat makanan pendamping adalah selalu memperhatikan keberadaan makronutrien berupa zat pembangun (protein), zat tenaga (karbohidrat), dan lemak serta mikronutrien yang merupakan zat pengatur (vitamin dan mineral). 

Beberapa mikronutrien yang PENTING ada dalam diet anak adalah zat besi, yodium kalsium, seng, vitamin (A, B Kompleks, C, D, E, K), serta jangan lupa: AIR PUTIH. 

Dalam 1 gram lemak terdapat energi sebesar 9kkal, 1 gram karbohidrat terdapat 4 kkal dan dalam 1 gram protein memberikan 4 kkal energi.

Nah, itu tadi ulasan tentang kapan waktu yang tepat memberikan makanan pendamping ASI. Semoga bermanfaat.

(mw/cw)
loading...