10 Tanda dan Gejala Kekurangan Asam Lemak Omega-3

Asam lemak omega-3 rupanya penting bagi kesehatan secara keseluruhan. Pada dasarnya, ada tiga jenis asam lemak omega-3, yakni alpha-linolenic acid (ALA) yang ditemukan dalam minyak tumbuhan, dan asam eicosapentaenoic (EPA), dan docosahexaenoic acid (DHA) yang biasanya ditemukan dalam minyak laut.

10 Tanda dan Gejala Kekurangan Asam Lemak Omega-3

Asam lemak omega-3 memainkan peran penting dalam fungsi otak serta pertumbuhan dan perkembangan normal. Mereka dikenal sebagai asam lemak "esensial" karena tubuh tidak mampu memproduksi sendiri. Oleh karena itu, Anda harus bergantung pada omega-3 makanan dalam diet Anda untuk menikmati manfaat kesehatannya.

Bila memungkinkan, cobalah untuk mendapatkan asam lemak omega-3 dari makanan bukan suplemen. Makan ikan tinggi DHA dan asam lemak EPA omega-3 2 atau 3 kali seminggu penting untuk tubuh. Beberapa jenis ikan yang kaya akan DHA dan EPA adalah ikan asin, bluefish, herring, mackerel, salmon, sarden dan tuna.

Jenis lain yang penting dari asam lemak omega-3 adalah asam alpha-linolenic (ALA). Beberapa sumber makanan yang baik ALA adalah kenari, biji rami dan minyak biji rami, dan minyak canola. Berikut tanda-tanda dan gejala bahwa tubuh Anda membutuhkan lebih banyak asam lemak omega-3.

10 Tanda Tubuh Kekurangan Asam Lemak Omega-3


  • Masalah Jantung
Asam lemak omega-3 dalam mencegah penyakit kardiovaskular sangatlah penting. Bahkan, para ahli merekomendasikan makan diet rendah lemak jenuh dan kaya lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda (termasuk asam lemak omega-3) untuk mencegah penyakit jantung.

Simak juga: Cara Mudah Mencegah Serangan Jantung Sejak Dini

  • Kinerja Otak dan Mental Menurun
Asam lemak omega-3 dianggap penting untuk memori dan performa mental. Mereka membantu membangun membran sel di otak, yang penting untuk kesehatan otak. Bahkan, kekurangan asam lemak omega-3 dapat menyebabkan gangguan attention-deficit atau hyperactivity (ADHD) dan prestasi akademis yang buruk.

  • Depresi dan Stres
Asam lemak omega-3, khususnya EPA dan DHA, sangat efektif dalam mencegah dan mengelola depresi. Bahkan, tingkat rendah lemak sehat ini dalam tubuh dapat meningkatkan risiko depresi serta memperburuk gejalanya.

Sebuah studi 2007 yang diterbitkan dalam Psikiatri menunjukkan bahwa asam lemak omega-3 dikaitkan dengan variabilitas dalam mempengaruhi regulasi, kepribadian dan kontrol impuls.

  • Masalah Penglihatan 
Gangguan penglihatan atau masalah mata lainnya adalah tanda lain dari defisiensi asam lemak esensial. Asam lemak merupakan komponen penting dari molekul lemak, yang menjaga mata Anda sehat.

Asam lemak omega-3 juga membantu drainase yang tepat dari cairan intraokular dari mata, sehingga menurunkan risiko tekanan mata yang tinggi dan glaukoma. Sindrom mata kering juga telah dikaitkan dengan kekurangan omega-3.

  • Peradangan 
Kekurangan asam lemak omega-3 dalam tubuh dapat menyebabkan sendi yang meradang, yang pada gilirannya dapat menyebabkan rheumatoid arthritis. Asam lemak omega-3 memiliki sifat anti-inflamasi yang membantu mengurangi rasa sakit dan peradangan dalam tubuh.

Asam lemak juga membantu meringankan nyeri sendi, mengurangi kekakuan dan dapat membantu mengurangi kebutuhan untuk obat-obatan. Selain itu, lemak sehat dapat menurunkan gejala kekakuan dan tender atau bengkak sendi, bersama dengan membantu meningkatkan aliran darah selama berolahraga.

  • Imunitas Rendah
Kadar rendah omega-3 dalam tubuh dapat menyebabkan kekebalan yang lemah, membuat Anda lebih rentan terhadap masuk angin, infeksi dan masalah kesehatan lainnya. Bahkan, jumlah yang cukup rantai panjang asam lemak omega-3 membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Fungsi sel-sel kekebalan tubuh ditingkatkan dengan asam lemak DHA dan EPA. Pada saat yang sama, vitamin yang larut dalam lemak seperti A, D, E dan K perlu asam lemak agar dapat diserap dan disimpan oleh tubuh.

  • Berat Badan
Ketika makanan Anda kekurangan asam lemak omega-3, Anda mungkin mengalami kesulitan kehilangan berat badan. Bahkan, ketika Anda ingin menurunkan berat badan, tingkatkan asupan asam lemak omega-3 dan kurangi asupan karbohidrat Anda.

Karena asupan karbohidrat yang rendah, tubuh Anda tidak memiliki pilihan lain selain untuk mengakses lemak yang disimpan untuk energi.

  • Kulit Kering
Asam lemak ini dibutuhkan oleh kelenjar penghasil minyak, pelembab alami kulit dalam tubuh Anda. Hal ini memelihara membran sel kulit yang sehat dan menghasilkan banyak jumlah lipid.

Lipid membantu menghentikan air yang hilang melalui kulit, menjaganya agar tetap terhidrasi dan halus. Bahkan mencegah keriput dan bekerja melawan proses penuaan.

  • Lemas dan Tidak Bersemangat
Jika Anda merasa lemas, malas, dan tidak bersemangat meskipun sudah cukup tidur dan istirahat, Anda mungkin kekurangan asam lemak. Asam lemak omega-3 adalah lemak sehat yang dibutuhkan tubuh Anda untuk pertumbuhan dan perkembangan dan fungsi otak normal. Bahkan, lemak ini merupakan sumber energy yang paling terkonsentrasi.

  • Tangan dan Kaki Terasa Dingin 
Jika Anda merasa dingin sepanjang waktu, tubuh Anda mungkin tidak memiliki asam lemak omega-3 yang cukup. Asam lemak esensial ini membantu tubuh mengatur suhu inti.

Lemak ini ditemukan tepat di bawah kulit, yang membantu dalam isolasi tubuh dan mempertahankan panas. Hal ini penting untuk menjaga suhu tubuh yang benar dibandingkan dengan suhu di luar.

Baca juga: Manfaat Super Asam Lemak Omega 3
(mw/kr)
loading...